HUBUNGAN BEBAN KERJA DAN KONFLIK PERAN DENGAN STRES KERJA PERAWAT DI RS X TANGERANG SELATAN

Authors

  • TantriWenny Sitanggang Universitas Ichan Satya
  • Nina Desi Aulia
  • Sondang Deri Maulina Pasaribu

DOI:

https://doi.org/10.63448/2y4vvy05

Keywords:

workload, role conflict, work stress, nurse

Abstract

Pendahuluan : Stres kerja adalah perasaan tertekan yang dialami karyawan dalam menghadapi pekerjaan Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan di RS X didapatkan faktor stres kerja dengan hasil rata-rata beban kerja 29, dan konflik rata-rata 28. Tujuan Penelitian : Tujuan dari penelitian adalah mengetahui hubungan beban kerja dan konflik peran dengan stres kerja perawat di RS X Tahun 2023. Metode : Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan cara pengumpulan data menggunakan kuesioner berupa angka, dan statistik untuk mengukur variabel dependet (terikat) yaitu stres kerja dan variabel independent (bebas) beban kerja dan konflik peran. Hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan uji chi square. Hasil Penelitian : Perawat di RIS Hospital yang mengalami stress sebanyak 87,5%, yang mengalami tidak stress 12,5%. Perawat di RS X mengalami beban kerja tinggi sejumlah 97.25%, sedangkan yang mengalami beban kerja rendah sejumlah 2.5%. Perawat di RS X yang memiliki konflik peran tinggi sebanyak 95.0 %, sedangkan yang memiliki konflik peran rendah sebanyak 5.0%. Kesimpulan : Terdapat hubungan yang signifikan antara beban kerja dan stres kerja pada perawat di RS X dengan P Value 0,007, dan hubungan yang signifikan antara konflik peran dan stres kerja pada perawat di RS X dengan P Value 0,000 . Saran : Penelitian ini disarankan agar membantu meminimalisir beban kerja dan konflik peran di lingkungan kerja, yang dapat memberikan penyegaran terhadap tugas keperawatan agar tidak terjadi stres kerja.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agustin, I., Mulyadi & Maulida M.N.2022. Analisis Sistem Penghargaan dan Beban Kerja terhadap

Kinerja Perawat Pelaksana Rumah Sakit Pada Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Keperawatan

Silampari. Volume 5 no. 2.

Astuti, 2019. Hubungan Beban Kerja dengan Tingkat Stres Perawat Pelaksana di Ruang Instalasi Rawat

Inap RS Bhayangkara Makassar. Stikes Panakukkang Makassar.

Basuki, T. dan Rahman. 2020. Perbedaan Tingkat Kelelahan Kerja Perawat pada Shift Pagi, Siang dan

MAlam di RSUD Pandan Arang Boyolali. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Budiyanto, 2019. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Stres Kerja Perawat Pelaksana di Ruang

Rawat Inap Rumah Sakit Umum Bethesda GMIM Tomohon. Jurnal Kesehatan Masyarakat, Vol. 8

no 3

Dadang, Hawari. 2014. Ilmu Kedokteran Jiwa dan Kesehatan Jiwa. Yogyakarta: Baca

Donsu, Jenita DT. 2017. Psikologi Keperawatan.Yogyakarta : Pustaka Baru Press Efendi, 2009. Beban

kerja. http://jurnal.unimus.ac.id/index.php1. 23.

Fhirawati., Marlyn, Riama., Delima, Adventina., dkk. (2020). Konsep Dasar Keperawatan. Jakarata:

Yayasan Kita Menulis

Fitri, A.M., 2013. Analisis Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stres Kerja pada

Karyawan Bank. Jurnal Kesehatan Masyakarat FKM Undip, vol 2 no 1.

Goliszek, Andrew. 2016. Ilmu Kedokteran Jiwa. Surabaya: Airlangga Press Greenberg, J. S.2013.

Comprehensive Stress Management.13th ed. New York : Mc

Graw-Hill,pp.444.

Habibi, J., & Jefri.2018. Analisis Faktor Resiko Stres Kerj pada Pekerja di Unit Produksi PT. Borneo

Melintang Buana Export. 6 (2), 50-59.

Hariyati. 2018. Pengaruh Beban Kerja Terhadap Kelelahan Kerja Pada Pekerja Linting Manual di PT.

Djitoe Indonesia Tobacco Surakarta. Diakses 1 Februari 2023.

Hendarwati, M. (2015). Hubungan Antara Stres Kerja Perawat dengan Kinerja Perawat di Rumah Sakit

Marga Husada Wonogiri. Skripsi, STIE Kusuma Husada.

Herqutanto., Harsono, H., Damayanti, M., dan Setiawati, E.P. 2017. Stres Kerja pada Perawat di Rumah

Sakit dan Fasilitas Pelayanan Kesehatan Primer. 5(1), 12-17

Hon, Alice H.Y. 2013. The Effects of Group Conflict and Work Stress on Enployee Performance. Journal

Tourism Management

Hurrel., McLaney. (1988). Exposure to job stress—a new psychometric instrument.

Scand J Work Environ Health, 14(1) : 27-28.

Ismafiaty. 2018. Hubungan antara Strategi Koping dan Karakteristik Perawat dengan Stres kerja di

Ruang Perawatan Insetif Rumah Sakit Dustira Cimahi. Jurnal Kesehatan Kartika, 37-52.

Karima, A. (2018) . Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Stres Kerja Pada Pekerja di PT.X Tahun

2018. Jakarta : UIN

Khofifah. 2017. Gambaran Konflik Peran Perawat di RSIA Malang Tahun 2017. Universitas

Muhammadiyan Malang

Kupriyanov, R., & Zhdanov, R. (2014). The eustress concept: Problems and outlooks. World Journal of

Medical Sciences, 11(2), 179-185. doi: 10.5829/idosi.wjms. 2014.11.2.8433

Kurniadi, 2012. Beban kerja perawat. http://repository.usu.ac.id/bitstream.

Lwin, Pyone Mjinzu. (2015). Job Stress and Burnout Among Hospital Nurses in A City Ofmyanmar

Mangkunegara. (2014). Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Maurits, L.S.K .2017. Selintas Tentang Kelelahan Kerja. Yogyakarta : Amara Books.

Nurazizah. (2017). Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Stres Kerja Pada Perawat Di Ruang

Rawat Inap Kelas III RS X Jakarta Tahun 2017 Skripsi. UIN Syarif Hidayatullah.

Nurqamar, Insany F., Haerani S.,Mardiana R. 2019. Konflik Peran dan Ambiguitas Peran: Implikasinya

terhadap Stres Kerja dan Kinjerja Pejabat Struktural Prodi. Jurnal Analisis. 3(1);24-31.

Pudjirahardjo et al. 2010, Beban kerja. http://jurnal.unimus.ac.id/index.php1.

Rahim, M. Afzalur Rahim. 2002. “Toward A Theory Of Managing

Organizational Conflict”. The International Journal Of Conflict Management 2002, Vol. 13, No. 3,

Pp. 206−235

Rasasi, Al, dkk.2015. Work-related Stress Among Nurses Working in Dubai,a Burden for Healthcare

Institutions. American Journal of Psychology and Cognitive Science 1 (2); 61-65.

Saam, Zulfan dan Wahyuni, Sri . (2018) Psikologi Keperawatan. Jakarta : Rajawali Pers.

Sheila.(2021). Manajemen Stres Kerja. Yogyakarta: Bintang Pustaka Simamora, 2015. Beban kerja

http://jurnal.upi.edu/md/view/1534.

Sunardi, Sampeadi, & Sari, R. 2014. Perbedaan Organizational Citizenship

Behavior (OCB) , Kepuasan Kerja, dan Stres Kerja berdasarkan Gender pada Perawat Instalasi Rawat

Inap RSUD Balung Kabupaten Jember. Jurnal Bisnis dan Manajemen. Vol 12 no 3, hal 331-340.

Tarwaka. 2015. Ergonomi Keselamatan Kerja. Surakarta: Harapan Press.

Tran, T.T.T. et al. 2019. Stress, Anxiety and Depression in Clinical Nurse in Vietnam : A Cross Sectional

Survey and Cluster Analysis. Internationa Journal of Mental Health Systems,13 93),pp 1-11.

Yasa, I.W.M. 2017. Pengaruh Konflik Peran dan Ambiguitas Peran terhadap Kinerja Pegawai melalui

Mediasi stress Kerja pada Dinas Kesehatan Kota Denpasar Bali.JAGADHITA.Vol 4 no 1. Hal

38-57.

Yosiana, Y.,Hermawati,A., &Mas’ud M. H. 2020. The Analysis of Workload and Work Environment on

Nurse Performance with Job Stress as Mediation Variable. Journal of Socioeconomics and

Development, 3(1), 37.

Widyawati, Sukma. (2018). Konsep Dasar Keperawatan. Makassar: Prestasi Pustaka

Yuli, Asih. (2018).Stres Kerja. Semarang: Semarang University Press.

Published

2024-03-19 — Updated on 2025-03-19

Versions

How to Cite

HUBUNGAN BEBAN KERJA DAN KONFLIK PERAN DENGAN STRES KERJA PERAWAT DI RS X TANGERANG SELATAN. (2025). Jurnal Kesehatan STIKes IMC Bintaro, 7(1), 33-41. https://doi.org/10.63448/2y4vvy05 (Original work published 2024)