FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN PERAWAT DALAM PENERAPAN KOMUNIKASI SBAR DI RUANG RAWAT INAP RS BUAH HATI CIPUTAT
Keywords:
Komunikasi Efektif SBAR, Faktor-Faktor, Kepatuhan PerawatAbstract
Pendahuluan : Situation, background, Assessment, and Recommendation atau dikenal SBAR merupakan sebuah teknik komunikasi. SBAR terdiri dari Situation yaitu sebuah pernyataan padat terhadap permasalahan klien, Background meliputi informasi yang relevan dan singkat yang berhubungan dengan situasi, Assessment yaitu apa yang perawat temukan dan pikirkan mengenai analisis dan konsiderasi atas kondisi klien, Recommendation merujuk kepada apa yang perawat lakukan untuk dilakukan atau disarankan selanjutnya. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Perawat Dalam Penerapan Komunikasi SBAR Di Ruang Rawat Inap RS Buah Hati Ciputat. Bentuk penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan data menggunakan Total Sampling dengan jumlah sampel 91 sampel. Instrument yang digunakan adalah kuesioner dan lembar observasi, sedangkan uji statistik menggunakan uji Chi Square. Hasil Penelitian : Menunjukan bahwa ada hubungan tingkat pengetahuan dengan kepatuhan perawat dalam penerapan Komunikasi SBAR di Ruang Rawat Inap RS Buah Hati Ciputat dengan P Value 0,000 (OD Ratio 81,125 / CI 95% 15,974 – 411,988), ada hubungan antara motivasi dengan kepatuhan perawat dalam penerapan Komunikasi SBAR di Ruang Rawat Inap RS Buah Hati Ciputat dengan P Value 0,029 (OD Ratio 3,529 / CI 95% 1,087 – 11,462) dan ada hubungan antara sikap dengan kepatuhan perawat dalam penerapan Komunikasi SBAR di RS Buah Hati Ciputat P Value 0,036 (OD Ratio 4,145 / CI 95% 1,011 – 16,999). Saran : Diharapkan hasil penelitian ini menjadi dasar untuk memperbaiki terapan dan menjadikan komunikasi SBAR sebagai salah satu pencegahan terhadap kejadian yang tidak di inginkan sehingga prinsip pasien safety berjalan dengan tepat.